Persija yang bertindak sebagai tim tamu berhasil unggul lebih dulu di laga. Umpan terobosan Rohit Chand dari sisi penyerangan bisa dikonversi jadi gol oleh Marko Simic. Tendangan kaki kiri penyerang asal Kroasia itu merobek gawang tuan rumah yang dikawal Teja Paku Alam.
Setelah Semen Padang dipaksa Persija Jakarta berbagi angka. Pelatih Semen Padang Eduardo Almeida menyebut timnya kehilangan poin karena gagal mengantisipasi set-piece.
"Set piece menjadi momentum kita kehilangan kosentrasi," kata Almeida usai pertandingan.
"Kita sudah memulai pertandingan dengan baik. Mencetak gol lebih awal, namun gagal karena set piece," kata dia.
Momentum set piece juga pernah dikeluhkan Almeida saat timnya kalah di kandang dari Persipura, Oktober lalu.
"Gol kita karena open play, tapi gol mereka karena set piece. Kita hanya kalah dalam soal postur," kata timpal pemain Semen Padang Muhammad Rifki yang mendampingi Almeida.Permainan menyerang terus diperagakan Semen Padang untuk mencetak gol tambahan. Respons serupa juga diperlihatkan Persija tetapi hingga laga usai skor 2-2 tetap tidak berubah.
Sementara itu, Bhayangkara FC di luar dugaaan berhasil meraih kemenangan 3-1 atas Persipura Jayapura di Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Tiga gol Bhayangkara FC yang dicetak Bruno Matos, Adam Alis, dan Herman Dzumafo hanya bisa dibalas gol Ian Kabes.




No comments:
Post a Comment